Buku Pengayaan

Photobook Liangan

Photobook Liangan merupakan salah satu produksi publikasi dari Balai Arkeologi DI Yogyakarta yang ditulis oleh Bapak Sugeng Riyanto ( Peneliti ) dengan Editor Bapak : Gunadi Kasnowihardjo ( Peneliti ), dengan Judul Liangan Kini, Doeloe, dan Esok.

“Buku ini diibaratkan sebagai sebuah jendela “Rumah Peradaban” Situs Liangan, sebagai jendela yang mengantarkan semua pihak untuk mengerti, memahami , memaknai , lalu mencintai nilai – nilai luhur peninggalan bangsa kita berabad-abad silam. Tanpa mengerti dan memahami , maka bila berkunjung ke Situs Liangan seolah hanya melihat onggokan batu kuna saja. Karena dari sisi penampilan Situs Liangan jelas tidak semegah dan sebebar peninggalan seperti Candi Prambanan atau Candi Borobudur , namun nilai nilai serta pernik peninggalan aktifitas sehari – hari dari peradaban Mataram Kuna ini tidak ada duanya di tempat lain”  ( Drs. I Made Geria, M.Si )

Daftar isi buku ini terdiri dari beberapa topik , antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Dari Liangan Cinta itu Berawal, menceritakan tentang kisah awal penemuan situs oleh salah seorang warga yang kemudian ditindak lanjuti oleh Balai Arkeologi DI Yogyakarta terpanpang dengan begitu indah foto Situs Liangan mulai dari Lokasi Situs, Lansekap Situs serta foto candi setelah dibersihkan dari materi vulkanik yang telah menutupinya.
  2. Berangkat Ke Liangan, sesuai dengan judul nya bagian ini berisi rute perjalanan ( peta ) yang menuntun pengunjung menuju Situs Liangan dimulai dari foto udara , peta jalan , nama terminal , pemandangan alam yang tersaji di sepanjang perjalanan menuju Situs. Selain itu ditampilkan fotoPasar Wage Adiwinangun Ngadirejo, yang ditandai dengan moda transportasi berupa andong, juga foto Tugu Muda Ngadirejo sebagai salah satu petunjuk arah seperti dijelaskan pada keterangan di dalam buku tersebu, kemudian gapura Dusun Liangan sampai akhirnya pengunjung menuju lokasi Situs dan Desa Wisata Liangan
  3. Potret Dusun Liangan, topik ini terdiri atas 3 Sub Topik antara lain
    1. Hangat dalam kesejukan , mengulas tentang suasana damai, nyaman serta hangat dalam kondisi kehidupan masyarakat di Situs Liangan serta suhu udara yang sejuk terasa berbanding lurus dengan keramahan warganya.
    2. Tongkat Kau dan Batu Jadi Tanaman, menampilkan foto nan indah tentang kesuburan dan sumber daya alam di wilayah Liangan
    3. Ada Situs di Sini adalah sub topik ke 3 dari topik Potret Dusun Liangan mengambarkan adanya lahan pertanian warga di sekeliling situs serta aktifitas keseharian petani Liangan di sekitar Situs Candi
  4. Berselancar ke Liangan Djaman Doeloe, terdiri atas 2 sub topik yaitu :
    1. Jangan Tergesa – gesa
    2. Merangkai Imajinasi, dimana di dalam bahasan ke empat ini diungkapkan tentang proses ekskavasi beserta gambar yang dikemas menarik dengan kalimat penjelasan yang begitu mudah dicerna dan dipahami, detail bangunan ( Situs Liangan  ) , Beraneka artefak dan benda-benda temuan dari Situs Liangan. Topik ke 4 ini merupakan fokus dari buku Liangan Kini Doeloe dan Esok sehingga pembaca diharapkan untuk tidak tergesa-gesa dalam membaca topik ke 4 ini , karena di dalam nya terdapat informasi luar biasa tentang Situs Liangan.
  5. Masa Depaaan Itu Tergantung Hari Ini , adalah bagian akhir “sebagai topik penutup yang menghadirkan pergerakan di Situs Liangan dari sepinya tanggapan banyak pihak sampai kedatangan pengunjung dari berbagai daerah. Tuturan dari para peneliti pada saat reriungan dengan penduduk tentang hasil penelitian menumbuhkan benih – benih kesadaran dan menjadi tekad para pemnagku kepentingan untuk menjaga dan memelihara situs.” ( Pengantar Penerbit )

Buku Photobook Lingan , Kini , Doeloe , dan Esok dapat dibaca di Perpustakaan Balai Arkeologi DI Yogyakarta yang beralamat di Balai Arkeologi DI Yogyakarta, Jalan Gedongkuning 174 Yogyakarta.

 

Tags :